Minggu, 28 September 2014

Materi 1

Materi pertama yang diberikan ialah tentang rangkaian schematic,untuk lebih lanjut check down .


                                        Rangkaian di atas merupakan Rangkaian Skematik.

          Rangkaian Skematik adalah Suatu Rangkaian elektronika yang menggmabarkan suatu rangkaian dengan menggunakan symbol-symbol listrik , dalam schematic diagram symbol-symbol listrik tersebut di hubungkan dengan garis yang menggambarkan koneksi dan hubungan dari komponen listrik di dalam rangkaian.

          Daftar komponen Elektronika yang di butuhkan Untuk membuat rangkaian seperti di atas adalah:

1. R1....................... 1k
2. R2....................... 15K
3. R3....................... 15K
4. C1....................... 1nF
5. C2....................... 1uF/16V
6. C3....................... 10nF
7. C4.......................220nF
8. C5.......................1000uF/16V
9. D1-D4................1N 400110. IC.....................55511. Trafo................6V/200mA12. Sp.....................speaker tweeter bentuk corong

Komponen komponen yang terdapat dalam Diagram skematik yakni: Dioda, Kapasitor, Travo,  ,Resistor, Speaker, Integreted Circuit(IC),


 Komponen-Komponen penyusun Rangkaian Skematik ada 6 , yaitu :


1.  Dioda
             
        adalah komponen aktif yang memiliki dua kutub dan bersifat semikonduktor. Dioda juga bisa dialiri arus listrik ke satu arah dan menghambat arus dari arah sebaliknya. Dioda  sebenarnya tidak memiliki karakter yang sempurna, melainkan memiliki karakter yang berhubungan dengan arus dan tegangan komplek yang tidak linier dan seringkali tergantung pada teknologi yang digunakan serta parameter penggunaannya. 
 Awal mulanya dioda adalah sebuah piranti kristal Cat’s Wahisker dan tabung hampa. Sedangkan pada saat ini, dioda sudah banyak dibuat dari bahan semikonduktor, contohnya : Silikon dan Germanium. Dioda termionik pertama kali ditemukan oleh Frederick Guthrie pada tahun 1873, sedangkan dioda kristal ditemukan pada tahun 1874 oleh peneliti asal Jerman, Karl Ferdinand Braun.
                                                



Fungsi Dioda :
  • Dioda Penyearah (Dioda Biasa atau Dioda Bridge) yang berfungsi sebagai penyearah arus AC ke arus DC.
  • Dioda Zener yang berfungsi sebagai pengaman rangkaian dan juga sebagai penstabil tegangan.
  • Dioda LED yang berfungsi sebagai lampu Indikator ataupun lampu penerangan
  • Dioda Photo yang berfungsi sebagai sensor cahaya
  • Dioda Schottky yang berfungsi sebagai Pengendali



2. Kapasitor

      Kapasitor adalah perangkat komponen elektronika yang berfungsi untuk menyimpan muatan listrik dan terdiri dari dua konduktor yang dipisahkan oleh bahan penyekat (dielektrik) pada tiap konduktor atau yang disebut keping.Kapasitor biasanya disebut dengan sebutan kondensator yang merupakan komponen listrik dibuat sedemikian rupa sehingga mampu menyimpan muatan listrik.


Ada tiga jenis kapasitor  yang digunakan dalam rangkaian listrik, yaitu:


  • Kapasitor kertas : Kertas pada kapasitor ini berfungsi sebagai penyekat di antara kedua pelat logam.
  • Kapasitor variabel : Kapasitor ini digunakan dalam rangkaian penala pada pesawat radio.
  • Kapasitor elektrolit (elco) : Kapasitor jenis ini memiliki kapasitansi paling tinggi, yaitu sampai dengan 100.000 pF.

3. Travo(Transformator)

  Transformator adalah sebuah alat yang mentransfer energi antara 2 sirkuit yang melalui induksi elektromagnetik. Transformer di mungkinkan untuk di gunakan sebagai perubahan tegangan dengan mengubah tegangan sebuah arus bolak balik dari satu tingkat tegangan ke tingkat tegangan lainnya dari input ke input alat tertentu, untuk menyediakan kebutuhan yang berbeda dari sebuah tingkatan arus sebagai sumber arus cadangan, atau bisa juga di gunakan untuk mencocokkan impedansi antara sirkuit elektrik yang tidak sinkron untuk memaksimalkan pertukaran antara 2 sirkui
 


  Fungsi Trafo  yang dipergunakan dalam rangkaian elektronika berbeda fungsinya dengan trafo yang dipergunakan untuk teknik listrik.  Pada trafo untuk keperluan rangkaian elektronika biasanya berbentuk kecil dan dengan arus yang kecil pula, baik untuk trafo input maupun trafo outputnya. 

Di dalam perkembangannya terdapat bermacam-macam jenis transformator atau trafo dan mempunyai berbagai fungsi, diantaranya :

  • Trafo ( Transformator ) Adaptor
  • Trafo ( Transformator ) IF ( Frekuensi Menengah )
  • Trafo Step Up / Step Down
  • Trafo OT ( Out Put )

4. Resistor 

      
  Resistor adalah komponen dasar elektronika yang selalu digunakan dan paling banyak dalam setiap rangkaian elektronika. Dengan demikian Anda harus mempelajari dan memahami sebaik mungkin tentang resistor. Anda harus mampu mengetahui nilai dari sebuah resistor beserta fungsinya bila ingin membuat sebuah rangkaian elektronika.

  Jenis-jenis resistor , antara lain :  
  • Variable Resistor adalah resistor yang nilainya dapat diubah-ubah.
  • LDR (Light Dependent Resistor) adalah resistor yang nilainya berubah jika terkena cahaya.
  • Termistor adalah resistor yang hambatannya berubah jika suhunya berubah. Terdiri atas NTC (negative temperature coefficient) dan PTC (postive temperature coefficient).
Fungsi resistor pada rangkaian listrik adalah:
  • Menahan arus listrik;
  • Membagi kuat arus listrik;
  • Membagi tegangan listrik;
  • Mengubah-ubah besarnya kuat arus listrik.

5Speaker
   
          Speaker adalah transduser yang mengubah sinyal elektrik ke frekuensi audio (suara) dengan cara menggetarkan komponennya yang berbentuk selaput. Transduser adalah sebuah alat yang mengubah satu bentuk daya menjadi bentuk daya lainnya untuk berbagai tujuan termasuk pengubahan ukuran atau informasi (misalnya, sensor tekanan). 

Fungsi speaker secara keseluruhan adalah mengubah gelombang listrik dari perangkat penguat audio menjadi gelombang suara atau getaran. Proses pengubahan gelombang elektromagnet menjadi gelombang bunyi tersebut dapat terjadi karena aliran listrik dari penguat audio dialirkan kedalam kumparan dan terkena pengaruh gaya magnet pada speaker, sesuai dengan kuat lemahnya arus listrik yang diterima, maka getaran yang dihasilkan pada membran akan mengikuti dan jadilah gelombang bunyi yang dapat kita dengarkan.


6. Integrated Circuit


Integrated Circuit (IC) adalah suatu komponen elektronik yang dibuat dari bahan semi conductor, dimana IC merupakan gabungan dari beberapa komponen seperti Resistor, Kapasitor, Dioda dan Transistor yang telah terintegrasi menjadi sebuah rangkaian berbentuk chip kecil, IC digunakan untuk beberapa keperluan pembuatan peralatan elektronik agar mudah dirangkai menjadi peralatan yang berukuran relatif kecil.
Sebelum adanya IC, hampir seluruh peralatan elektronik dibuat dari satuan-satuan komponen(individual) yang dihubungkan satu sama lainnya menggunakan kawat atau kabel, sehingga tampak mempunyai ukuran besar serta tidak praktis.



Kelebihan Integrated Circuit (IC) :


  1. Berukuran Kecil
  2. Lebih Ringan
  3. Harga lebih murah  karena dapat diproduksi dalam jumlah yang banyak dan serentak dalam 1 (satu) wafer.
  4. Lebih handal karena tidak memerlukan hubungan solder dan interkoneksi yang sangat sedikit di dalam Internal komponen IC
  5. Mengkonsumsi daya listrik yang lebih kecil, hal ini dikarenakan ukuran IC yang kecil sehingga pemakaian daya listrik pun lebih kecil.
  6. Lebih mudah diganti dan troubleshooting (perbaikan) jika terjadi kerusakan pada rangkaian Elektronika
  7. Cocok untuk operasi sinyal rendah
  8. Dapat melakukan fungsi yang lebih kompleks dan rumit.


KELEMAHAN INTEGRATED CIRCUIT (IC) :



  1. Tidak dapat menghasilkan daya yang tinggi
  2. Hanya dapat beroperasi di tegangan rendah
  3. Memerlukan penanganan yang lebih hati-hati, IC tidak tahan terhadap penanganan yang kasar serta sangat sensitif dengan electrostatic discharge.
  4. Tidak tahan terhadap Suhu yang tinggi. Oleh karena itu, memerlukan ventilasi ataupun kipas dan Heatsink untuk membantu menurunkan suhu di sekitar IC.
  5. Tidak tahan terhadap tegangan tinggi yang berlebihan (Toleransi Tegangan sangat kecil dan terbatas) karena dapat merusak komponen internal IC. Untuk mengetahui Karakteristik ataupun tegangan IC yang cocok, diperlukan Datasheet dari Produsen IC dalam merancang (design) Rangkaian Elektronika.
  6. Memerlukan koneksi luar ke komponen induktor dan Transformator (Trafo) untuk melakukan fungsi-fungsi yang berkaitan dengan Induksi dan Elektromagnetik. Hal ini dikarenakan Teknologi IC saat ini belum memungkinkan untuk meng-integrasi-kan Induktor dan Transformator ke dalam Internal IC.
Memerlukan koneksi luar ke komponen kapasitor untuk nilai kapasitansi yang lebih dari 30pF 

0 komentar:

Posting Komentar